​Sugihwaras – Pemerintah Kabupaten Bojonegoro resmi menginstruksikan pelaksanaan Ground Check (GC) terhadap data anomali hasil pemutakhiran Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN) tahun 2026. Langkah ini diambil menyusul hasil rapat evaluasi yang dipimpin oleh Wakil Bupati dan Sekretaris Daerah Bojonegoro terkait banyaknya temuan data anomali selama periode verifikasi Januari hingga April 2026.  

​Dengan demikian Kecamatan sugihwaras melaksanakan rapat koordinasi lintas sektor dengan Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat), Guru SD diwilayah Kecamatan Sugihwaras, PKH, TKSK, Dinas peternakan serta perangkat desa di wilayah kecamatan sugihwaras untuk memastikan validitas data di lapangan.

Pelaksanaan GC dibagi menjadi beberapa tingkatan koordinasi antara lain:  

  1. ​Koordinator Kecamatan: Dipimpin oleh Kepala OPD dibantu Camat untuk memastikan pelaksanaan sesuai SOP dan melakukan pembinaan terhadap tim desa.  
  2. ​Koordinator Desa: Terdiri dari pejabat struktural/fungsional OPD, Kepala Desa, dan Sekretaris Desa. Tugas utamanya adalah menyusun rencana prioritas dan melakukan validasi awal hasil verifikasi.  
  3. ​Pelaksana Lapangan: Melibatkan Tenaga Pendidik, Tenaga Kesehatan, Penyuluh Pertanian/Peternakan, serta Pencacah Lapangan (PCL).  

​Para petugas di lapangan diwajibkan melakukan verifikasi faktual dengan mendatangi langsung rumah tangga atau individu terkait (by name by address). Fokus pengecekan meliputi:  

1. ​Identifikasi status sosial ekonomi.

​2. Kesesuaian pekerjaan.

3. ​Kondisi riil hunian/rumah.

​Kegiatan ini diharapkan dapat menghasilkan data sosial ekonomi yang akurat dan tepat sasaran guna mendukung program pembangunan di Kabupaten Bojonegoro.  


By Admin
Dibuat tanggal 11-05-2026
12 Dilihat